Friday, April 20, 2018

DITIPU DALAM KONDISI TERPURUK, PERCAYA TUHAN MENGUATKAN, AMIN



Ya Tuhan, berat beban yang harus aku terima untuk kali ini. Aku mengalami Penipuan yang sangat tragis/mengerikan. Bayangkan Usaha yang sudah aku bangun selama 2 tahun lebih, seperti tidak meninggalkan hasil.

TUHAN penipuan ini sungguh menghancurkan hidupku, tidak uang sedikit yang tertipu, melainkan berkisar Miliaran Rupiah. Ini membuat mental ku down dan patah semangat.

TUHAN tolonglah aku saat ini, kemana aku harus melangkah ? dan Bagaimana aku harus menyikapi dan memperjuangkan yang terlah terjadi ini. Saat ini pun aku tidak memiliki siapa-siapa untuk mendampingiku dalam situasi terpuruk ini.

Ya Tuhan, aku tahu ini semua memang harus terjadi, Mungkin Engkau mempunyai Rencana Yang indah dalam hidupku untuk menaiki level selanjutnya, Tetapi tolong lah aku TUHAN, untuk menghilangkan rasa kepahitanku saja terhadap orang yang menipu aku pun aku susah TUHAN.

Apa Yang harus kulakukan TUHAN, jawabku dalam hati ?

Ya Tuhan aku percaya Firman Allah itu kuat dan Tajam, dan mengajarkan untuk mendidik dalam kehidupanku. Memang didalam Alkitab tertulis bahwa :

“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.” ( 2 Tim 3 : 16 ).

Aku memang kadang tersadar bahwa aku memang salah dalam situasi ini, aku sangat mementingkan uang dari pada Engkau TUHAN. Tetapi, Apakah dengan semengerikan ini yang harus kuterima ? Semua hasil kerjaku habis, dan penipuan itu pun berkedok sindikat dan menggunakan suatu ilmu hitam. Apakah ini adil buat aku TUHAN ?. Aku bekerja mati-matian secapek mungkin tiba-tiba hasil itu menghilang begitu saja.

Ya Tuhan, aku tahu bahwa Engkau Allah yang adil dan maha tahu segalanya, karena tertulis dalam firman-MU :

“Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.” ( Ams 15 : 3 ).

Aku percaya TUHAN, bahwa Engkau melihat segalanya ini. Ya TUHAN, tolonglah aku yang sesak ini. Aku percaya TUHAN bahwa didalam penderitaan ini pasti ada penghiburan dari Engkau suatu saat nanti, karna firman-MU lah kekuatanku.

“Penghiburan dalam Penderitaan” ( Rat 3 : 1-66 ).

Ya TUHAN, aku seakan-akan juga ingin membalas rasa kesalku ini. Tetapi aku percaya bahwa Engkau juga yang mengajarkan aku untuk mengampuni semua kesalahan orang lain dan berdoa untuknya, seperti yang tertulis dalam Firman-MU :

“Tetapi Aku berkata kepadamu : Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu”. ( Mat 5 : 44 ).

Ya TUHAN, tapi dalam hati ini tetap kesal, rasanya. Kadang aku bertanya pada diriku dalam hati, Apakah ada pembalasan untuk semua ini pada orang yang melakukan penipuan ini ? Kapan, Kapan waktunya ?. TUHAN aku tahu Engkau mengetahui hatiku, karena tidak ada segala sesuatu yang tersembunyi dihadapan-MU, seperti yang tertulis dalam Firman-MU :

“Dan tidak ada suatu mahluk pun yang tersembunyi di hadapan-NYA, sebab segala sesuatu telanjang dan terbukan didepan mata DIA, yang kepada-NYA kita harus memberikan pertanggungan jawab. ( Ibr 4 : 13 ).

Tapi dalam hati perasaaan kesal itu masih ada, bahwa apakah ada pembalasan untuk semua ini TUHAN ?. Padahal jelas alkitab berkata :

“Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis : Pembalasan itu adalah hak-KU. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman TUHAN.” ( Rm 12 : 19 ).

Kemudian aku dalam hati berfikir, kalau aku masih bertanya-tanya dalam hati tentang pembalasan itu ada atau tidak ?. Apa artinya aku sebagai orang Kristen? Bukankah orang Kristen harus percaya bahwa firman itu adalah Allah ? dan firman itu hidup ?, seperti yang tertulis dalam firman-MU :

“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah. Dan Firman itu adalah Allah.” ( Yoh 1 : 1 ).

“ Sebab firman Allah itu hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” ( Ibr 4 : 12 ).

Kemudian aku merenung dan berfikir dan menyadari, memang kehidupan kita ini TUHAN lah yang berperan penting dan mengatur jalan kehidupan diriku ini, Apa yang aku miliki pun sekarang ini TUHAN yang punya. Iblis pun percaya bahwa semua yang kita miliki adalah milik TUHAN, seperti dalam firman-NYA :

“Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya ? Apa yang dikerjakannya telah Kau- berkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.” ( Ayb 1 : 10 ).

Kemudian aku tersadar dan harus menerima kenyataan bahwa, semua apapun yang aku miliki adalah milik TUHAN. Dengan berjalannya waktu aku membangun usahaku kembali, kujalani dan kunikmati hingga detik ini, memang belum memperlihatkan hasil. Tapi aku berusaha untuk tetap bangkit, karena aku yakin dan percaya, TUHAN lah yang akan menuntun aku dan memegang tanganku untuk membawaku kepada kemenangan yang sejati. Seperti yang tertulis pada firman-NYA :

“Janganlah takut, sebab Aku menyertai Engkau, jangan bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-KU yang membawa kemenangan.” ( Yes 41 : 10 ).

“Apabila ia jatuh tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.” ( Mzm 37 : 24 ).

Amin. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Immanuel Allah beserta kita. [Ref : ( Mat 1 : 23 )].




2 comments:

  1. Mohon dukungan doa untuk saya sudah 5 tahun sakit stroke dan insomnia. Terima kasih. Melchior Suroso

    ReplyDelete
  2. Tolong aku di doakan yg sekarang sekarang ini aku slalu tertipu dala usahaku ..sakit rasanya .pengen bls dendam ,tpi hati saya berkata tdk ,jadi saya selalu menangis dan saya suka aku doakan yg menipu saya

    ReplyDelete