Thursday, May 24, 2018

PILIHAN HIDUP MAU MENJADI ORANG FASIK ATAU ORANG BIJAKSANA !


Pada tanggal 25/05/18. Renungan pagi hari ini saya dapat dalam kitab Daniel, yang berfirman :

"Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya." ( Dan 12 : 10 ).

Ya, ayat ini sungguh mengajarkan bahwa kita memang dituntut untuk menjadi orang bijaksana dalam kehidupan di dunia ini. Ini adalah suatu ayat yang diambil dari kitab Daniel, pada perikop Akhir zaman ( Dan 12 : 1-13 ).

Didalam kehidupan ini memang kita berhak memilih untuk mejadi orang fasik atau orang bijaksana. Semua tergantung pilihan masing-masing. Dan jangan pernah menyesal atau salah jalan apabila kesudahan itu akan datang. Didalam ayat ini, menggambarkan orang bijaksana yang sejati harus berani melewati rintangan hidup yang ada, dalam masalah-masalah yang dihadapi setiap hari.

Bagaimana tidak ? Firman ini berkata disucikan, dimurnikan dan diuji. Hal ini mengatakan bahwa kita harus siap dengan apa yang akan terjadi dalam isi dunia ini, dan harus tetapi kuat dan setia pada penyertaan TUHAN didalam dunia yang semakin jahat ini.

Tetapi percayalah, apabila kita memilih jalan orang yang bijaksana pada masa kesudahannya. Firman TUHAN berkata :

"Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal."
( Dan 12 : 2 ).

Ayat ini sudah jelas menggambarkan bagaimana upah orang fasik dan orang bijaksana dibuktikan dalam kehidupan selanjutnya, yaitu kehidupan setelah kematian. Kita berhak memilih untuk menjadi orang fasik atau orang bijaksana. Alangkah baiknya didunia ini kita jangan sampai salah jalan, bertobatlah sebelum waktunya terlambat. Karena orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan akan tetap hidup untuk selama-lamanya. [Ref : ( Dan 12 : 3 )].

Percayalah bahwa TUHAN YESUS sendiri yang berkata, bahwa upah kita didalam dunia ini perbuatan kita semua, baik perbuatan baik maupun jahat semua akan ada upahnya, sebab ada tertulis :

"Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!". Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-KU untuk membalas kepada setiap orang menurut perbuatannya.". ( Why 22 : 11-12 ).

Ayat ini sudah jelas bagaimana keadilan TUHAN ditegakkan, karena setiap perbuatan manusia akan dipertanggung jawabkan dan semua akan mendapat upahnya masing-masing. Percayalah, bahwa dunia tidak adil, tetapi TUHAN itu adil, dan TUHAN itu akan membalaskan setiap perbuatan manusia didalam kehidupan dunia ini, baik itu baik maupun itu jahat.

Salam damai sejahtera, didalam YESUS KRISTUS, TUHAN kita. Imanuel, Allah beserta kita [Ref : ( Mat 1 : 23 )]. Amin.

No comments:

Post a Comment