Tuesday, July 17, 2018

PEKERJAAN YANG TIDAK SIA-SIA DIDALAM PERSEKUTUAN DENGAN KRISTUS.


Oke, pada pagi hari ini. Ini sebenarnya adalah renungan ke 5 saya. dari tanggal 17-7-18. Tetapi saya menuliskannya tepat pada tanggal 18-7-18. Ya, pada renungan firman TUHAN kali ini. Saya akan memberikan statement yang cukup panjang yaitu :

"Tidak ada salahnya
kita menulis semua renungan
firman TUHAN di dalam
buku harian kita
Karena dengan itulah
kita dapat memberkati
oarng-orang yang membacanya
sehingga kebenaran firman TUHAN
pun dapat dinyatakan semuanya."

Ya, statement ini sebenarnya saya dapat dari Guru agama Kristen saya jaman dahulu, yang memberikan suatu renungan pendek kepada saya. Saya, pun mengutip dan meringkasnya dengan kata-kata saya sendiri.

Mengapa saya mengambil statement tersebut ?.

Ya, karena saya memang setuju, dan saya pun melakukan perbuatan ini didalam kehidupan saya. Saya yakin dengan saya menuliskan renungan firman TUHAN, TUHAN pasti tidak akan tinggal diam, melainkan IA melihat segala apapun yang terjadi didalam hidup saya. Dan, saya yakin pekerjaan di dalam TUHAN itu tidak akan pernah sia-sia. [Ref : ( 1Kor 15 : 58 )].

Lagi pula, statement tersebut pun juga terambil dari ayat-ayat firman TUHAN yaitu :

"Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu, supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar." ( Luk 1 : 3-4 ).

Ya, ayat firman TUHAN ini yang terambil dari Injil Lukas, dan penulisnya Lukas sendiri pun. Beliau pun yang menuliskan kitab Kisah Para Rasul juga, sungguh ingin membukukan semuanya, dan ternyata memang benar kan ?. TUHAN sendiri telah memberikan yang terbaik, agar kebenaran firman-NYA didalam semua kitab firman TUHAN, dapat dinyatakan di dalam kehidupan manusia untuk ke jalan kebenaran.

Ada pun juga ayat-ayat firman TUHAN lainnya yang mendukung :

"Lihatlah, bagaimana besarnya huruf-huruf yang kutulis kepadamu dengan tanganku sendiri". ( Gal 6 : 11 ).

Di dalam ayat ini pun. Rasul Paulus, juga membuktikan bahwa tulisan-tulisan suratnya yang ada di dalam alkitab, sungguh bermanfaat bagi pola hidup kehidupan manusia di dunia ini.

Dan bahkan, didalam perjanjian lama pun dalam kitab Nabi Habakuk, tertuliskan, bahwa :

"Lalu TUHAN menjawab aku, demikian : "Tuliskanlah penglihatan dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya". ( Hab 2 : 2 ).

Lihatlah saudara-saudara kekasih dalam Kristus, ayat terakhir ini dalam kitab Habakuk, bahwa : TUHAN sendiri yang memerintahkan Habakuk untuk menuliskan segala kebenaran tentang firman TUHAN di dalam suatu loh-loh, agar manusia-manusia di dunia ini dapat membaca dan merenungkan arti kebenarann firman TUHAN di dalam pola kehidupan jaman sekarang ini.

Begitu juga, dengan kita semua. Dengan, menuliskan renungan-renungan firman TUHAN, sebenarnya ini adalah kewajiban dari TUHAN sendiri, yang memerintahkan kita selama hidup didunai ini, untuk memberitakan firman-NYA secara luas di dalam kehidupan dunia ini.

Pesan bagi kita semua didalam persekutuan Kristus :

Saudara-saudara kekasih dalam Kristus, selama kita masih hidup didunia ini, manfaatkanlah waktu luang anda, untuk membuat renungan-renungan firman TUHAN yang dapat memberikan dampak positif bagi semua orang yang membacanya, dan memberkati orang yang membacanya.

Maka dari itu, saudara-saudara kekasih didalam Kristus. Sekali lagi, percayalah, bahwa apapun pekerjaan kita dalam menyebarkan firman TUHAN, itu tidak akan pernah sia-sia, sebab TUHAN sendiri yang akan memberikan upahnya kepada kita pada waktu-NYA nanti. [Ref : ( Why 22 : 12 )].

Salam Damai sejahtera. Imanuel, Allah beserta kita. [Ref : ( Mat 1 : 23 )]. Amin.

No comments:

Post a Comment